Dollar Gratis !!!

Link2Communion.com

Get Friends

Dollar Gratis !!!

Link2Communion.com

Rabu, 18 Maret 2009

Tata Cara Mengecat Dinding Rumah

Banyak orang yang menganggap mengecat rumah sebagai pekerjaan yang mudah. Tidak seperti yang anda bayangkan, mengecat tembok rumah ternyata ada aturannya.
Aturan ini harus dilaksanakan jika anda menginginkan hasil pengecatan yang maksimal.
Sebelum anda mengecat, ada baiknya perhatikan hal-hal sebagai berikut :
1.Untuk permukaan lama, periksa lapisan plamir atau cat lama masih melekat kuat atau tidak. Untuk mengetahuinya, kuaskan air pada permukaan tersebut, tunggu beberapa saat. Jika permukaan tembok tampak gelembung-gelembung, permukaan tembok harus disekrap.
2.Permukaan yang sudah dicat sebelumnya perlu dibersihkan dulu dengan baik dan hilangkan semua bagian cat yang terkelupas, debu, dan kotoran lainnya sebelum melakukan pengecatan dengan cara diampelas lebih dulu dan lapisi dengan satu lapis cat, biarkan sampai permukaan mengering.
3.Untuk permukaan tembok luar dengan sisa-sisa cat lama yang terkelupas, debu dan kotoran tidak bisa dibersihkan seluruhnya. Berilah sebuah lapisan plamir sebelum permukaan tersebut dicat dengan cat tembok.
4.Hilangkan sisa-sisa jamur/lumut/minyak dengan membuang lapisan tersebut sampai bersih, kemudai lapisi plamir.
5.Jika sebelumnya tembok telah berwarna dan ingin mengganti warna, sebaiknya pilihlah cat tembok yang memiliki daya tutup yang kuat, jika tidak, sebaiknya menggunakan kuas rol atau menutup warna yang lama (terutama warna tua) dengan menggunakan plamir tembok.
6.Untuk mendapatkan hasil akhir terbaik untuk permukaan tembok baru, beton atau permukaan baru lainnya, berikanlah waktu pengeringan secukupnya sebelum proses pengecatan. Waktu pengeringan untuk menghindari tembok dari lembap yang dapat mempengaruhi cat menjadi berjamur dan rontok.
7.Tembok, sebelum dicat atau diplamir, sebaiknya disiram air sebanyak mungkin dalam beberapa hari.
8.Sebelum tembok diplamir, lapisi dulu tembok dengan wall sealer guna menetralisasi PH semen agar sesuai dengan PH cat. Dengan wall sealer, cat tidak mudah mengelupas dan warna cat tidak akan berubah dari warna aslinya.

( Hardi 1832009 – Dikutip dari Media Indonesia, Rabu 8 Oktober 2008 ).

Senin, 16 Maret 2009

Langkah Awal Memulai Bisnis Sendiri

Membaca banyaknya iklan lelang/tender di Media Indonesia, tentu anda berpikir “andai saja saya punya usaha, saya akan ikut tender”. Siapa tahu bisa menang tender.
Pemikiran seperti itu wajar-wajar saja. Anda pun kemudian berencana membuat atau membangun bisnis pribadi. Harap maklum, sebab membangun bisnis sendiri kini menjadi dambaan banyak orang, terutama mereka yang sudah bosan menjadi orang gajian. Berikut tips jika anda berniat membuka usaha sendiri :
1.Penelitian pasar : Penelitian pasar merupakan hal pokok dalam membangun bisnis. Lakukan penelitian di pasar dan tentukan siapa konsumen anda. Tentukan mana yang akan jadi sasaran utama anda atau konsumen anda. Tentukan mana yang akan menjadi sasaran utama anda atau konsumen anda jadi lebih kecil. Pahami perbedaan pasar dan dimana anda dapat meraih pelanggan. Iklan lelang di koran-koran bisa anda jadikan sebagai acuan untuk melihat kecenderungan pasar.
2.Pilih partner yang tepat : Jika anda akan mencari rekan kerja, pastikan anda sudah memilih yang tepat. Sebab berdasarkan pengalaman, banyak pebisnis yang dikecewakan partner bisnis.
3.Jaminan keuangan : Jaminan keuangan juga diperlukan untuk memulai bisnis sendiri, meskipun bukan sesuatu yang mutlak. Ada beberapa jenis pilihan yang tersedia untuk mendapatkan modal usaha. Anda bisa saja ikut program pemerintah di bidang usaha kecil dan menengah. Anda bisa mulai mengajukan pinjaman pada bank yang menangani usaha kecil dan mendapatkan pinjaman berjumlah kecil. Atau anda bisa mengambil pinjaman pribadi di bank. Pilihan lain adalah mencari rekanan yang mau berinvestasi untuk memulai usaha bersama.
4.Ciptakan image yang unik : Karena sudah banyak pemain yang lebih dulu terjun ke dunia bisnis yang anda bidangi, sebaiknya anda menciptakan image yang unik menyangkut bisnis anda agar mudah dikenal publik. Image unik sekaligus untuk meyakinkan calon klien anda.
5.Jangan berpikir untung dulu : Usaha apa pun butuh perjuangan dan waktu. Oleh sebab itu anda jangan berpikir dulu untuk mendapatkan untung dalam tempo cepat. Sebaiknya anda merencanakan perputaran uang cepat daripada perputaran uang besar namun lambat.

( Hardi 1732009 – Dikutip dari Media Indonesia, Rabu 8 Oktober 2008 ).

Sabtu, 14 Maret 2009

Kiat Atasi Seragam yang Membosankan

Memakai seragam untuk ke kantor memang membosankan. Dengan menggunakan pakaian yang sama hampir setiap hari dapat membuat mood kita untuk bekerja bisa hilang. Ada kiat-kiat yang bisa anda lakukan untuk mengatasi kebosanan berseragam di kantor.
Memilih aksesori yang pas dengan seragam kantor bisa jadi membuat semangat anda untuk ke kantor semakin tinggi. Ibarat memberikan bumbu pada masakan, dengan bumbu yang pas akan membuat masakan menjadi sedap. Begitu pula dalam memilih aksesori, jika salah memadu-padankan, anda bisa jadi pusat perhatian yang bisa membuat anda tidak nyaman berada di kantor.
Anda bisa memilih aksesori seperti tas, gelang, atau kalung yang sesuai dengan anda dan senada dengan seragam yang anda pakai. Agar tidak terkesan monoton, anda bisa selipkan ikat pinggang atau rompi trendi agar terlihat lebih rapi. Atau anda bisa bermain-main dengan warna sepatu, tidak harus cocok dengan pakaian, asalkan anda percaya diri tentu ini akan menjadi satu kebanggaan untuk anda.
Untuk perusahaan yang hendak membuat seragam, bisa mempertimbangkan beberapa hal dalam membuat pakaian kerja. Seperti pemilihan warna yang tepat, tidak terlalu mencolok dan tidak terlalu pucat. Lagi-lagi karena permainan warna sangat penting terhadap mood karyawan, anda bisa juga menggunakan gradasi warna yang sesuai.
Pilih bahan yang nyaman, seperti cotton will, poplin, atau slub, bahan yang menyejukkan, tidak cepat lusuh, serta memiliki daya tahan yang tinggi akan membuat seragam-seragam tersebut penuh gaya. Senyaman apa pun bahan yang digunakan, akan tetap tidak nyaman jika modelnya terlalu banyak detail atau terlalu 'miskin' detail. Model yang simpel namun tetap in, akan membuat karyawan nyaman memakainya.
Buat minimal dua seragam agar terhindar dari kejenuhan dalam memakainya, buat jenis dan variasi yang berbeda. Gunakan variasi jenis seragam tadi pada hari yang berbeda, misalnya hari Senin-Rabu menggunakan seragam A. Hari Kamis dan Jum'at gunakan seragam B agar karyawan tidak merasa bosan.

( Hardi 1532009 – Dikutip dari Media Indonesia, Sabtu 20 Oktober 2008 ).

Memotivasi Karyawan Sesuai Prosedur Perusahaan

Kadang atasan kita tidak memperhatikan ketika karyawan merasa bosan dengan rutinitas pekerjaan yang statis. Hal itu akan berpengaruh pada kinerja dan hasil yang akan dicapai perusahaan. Beberapa pemilik perusahaan atau pimpinan perusahaan menganggap masalah kebosanan karyawan bukan merupakan hal yang perlu ditindaklanjuti, namun disadari atau tidak kebosanan yang dialami karyawan merupakan masalah yang serius.
Untuk mengatasi hal itu, anda sebagai pemimpin dari sejumlah karyawan harus bisa membaca dan mempelajari situasi yang dialami bawahan anda. Anda punya dua pilihan, mengembalikan semangat dan motivasi mereka, atau memecat mereka.
Apapun pilihan yang akan anda gunakan, lakukanlah sesuai dengan prosedur perusahaan. Prosesnya bisa dimulai dengan memeriksa kembali job description yang tertera dan telah disepakati. Bisa jadi, selama ini ia tidak paham akan job description yang selama ini ada.
Selain memberikan pemahaman kepada karyawan, anda juga bisa mengadakan pelatihan-pelatihan kepada seluruh karyawan yang sesuai dengan bidang mereka untuk menambah pengetahuan dan keahlian di bidang kerja masing-masing. Buat pelatihan yang tidak membosankan dan jadikan momen akhir pekan, seperti Jumat-Minggu untuk pelatihan tersebut.
Adakan job rotation untuk karyawan yang ada di satu departemen. Misalnya di departemen keuangan, karyawan di bagian pembayaran dirotasi ke bagian pemasukan, dan sebaliknya. Dengan proses rotasi itu bisa memotivasi karyawan, mereka bisa belajar tentang tugas barunya karena tugas dan tanggung jawabnya berbeda. Selain itu rotasi akan memberikan suasana baru pada bidang kerjanya.
Jika perlu, adakan reward berkala (enam bulan atau setahun sekali) untuk karyawan berprestasi. Buat beberapa kategori, seperti karyawan teladan, karyawan dengan good performance, terbaik di depan klien, atau karyawan dengan kinerja terbaik. Bisa jadi kategori-kategori yang anda buat dapat memotivasi bawahan anda untuk bekerja lebih baik. Jangan lupa siapkan reward terbaik dari anda sebagai atasan.

( Hardi 1532009 – Dikutip dari Media Indonesia, Rabu 22 Oktober 2008 ).

Rabu, 11 Februari 2009

Daripada Berurusan Dengan Hukum, Jujurlah

Anda para pelaksana proyek, berhati-hati dan jujurlah dalam melaksanakan proyek pembangunan di daerah. Jangan coba-coba memanipulasi nilai proyek dengan mengubah spesifikasi bahan bangunan misalnya. Salah-salah anda bisa berurusan dengan hukum.
Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, kepolisian daerah dan kejaksaan tinggi Jawa Barat mulai tahun 2008 dilibatkan dalam setiap pelaksanaan tender proyek, baik yang dananya bersumber dari APBD maupun bantuan pemerintah pusat.
Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan belum lama ini menjelaskan dengan keikutsertaan unsur kepolisian dan kejaksaan dalam setiap pelaksanaan tender APBD dan proyek bantuan pemerintah pusat (APBN), setidaknya dapat meminimalisasi terjadinya penyimpangan.
Selama ini, pelaksanaan lelang (tender) proyek, tidak sedikit terjadi penyimpangan, diantaranya tidak sesuai bestek (rencana semula). Oleh sebab itulah Pemprov Jabar minta kejaksaan dan kepolisian untuk ikut mengawasi dan langsung disidik jika terbukti ada pelanggaran.
Namun Heryawan menjelaskan tujuan diikutsertakannya aparat yudikatif dan kepolisian bukan untuk mempersempit ruang gerak para rekanan pengusaha, termasuk jasa kontruksi.
“Mengapa harus berbuat tidak jujur. Dengan jujur pun mereka (rekanan pengusaha) sudah mendapat keuntungan kok,” katanya.
Kapolda Jabar, Irjen Susno Duadji mengatakan dengan dilibatkannya unsur kepolisian dan kejaksaan dalam pelaksanaan tender proyek merupakan bukti transparansi pemprov Jabar. “Dilibatkannya polisi dan jaksa dalam pelaksanaan tender proyek harus kita dukung,” tutur Kapolda.
Hal senada juga dikatakan kepada kejaksaan tinggi (kajati) Jabar Kamal Sofyan. Menurut dia, pihaknya tidak keberatan jika diminta pemprov Jabar untuk mengawasi pelaksanaan tender proyek sesuai aturan yang berlaku. “Meski hanya sebatas pengawasan, kami menyambut baik permintaan (gubernur Jabar) itu”. Namun, kejaksaan harus tetap netral dalam melakukan pengawasan pada setiap pelaksanaan lelang,” tutur Kamal.
Ia menegaskan jika dalam pelaksanaan proses lelang proyek terbukti adanya pelanggaran, pihaknya akan langsung melakukan penyelidikan dengan bukti yang kuat.

( Hardi 1122009 – Dikutip dari Media Indonesia, Senin, 6 Oktober 2008 ).

Jumat, 06 Februari 2009

Tips Memulai Bisnis Pertanian

Banyak orang bilang, memulai bisnis pertanian sama saja dengan bisnis lainnya. Hasilkan dulu produknya atau tanam dulu, lalu cari pasarnya kemudian. Tetapi banyak juga yang menganjurkan cari pasarnya terlebih dahulu, baru tentukan komoditas yang akan ditanam.
Kalau kita berkutat dengan pikiran seperti itu terus menerus, kita akan terjebak pada pertanyaan, mana lebih dulu yang muncul ayam atau kah telur. Begitu seterusnya, sehingga tidak akan ada habisnya. Akhirnya kita tidak akan pernah akan memulainya.
Perlu diingat, bisnis di bidang pertanian selalu terkait dengan benda hidup, apakah tumbuhan atau hewan. Karena itu apapun jenis bisnis pertanian yang akan kita geluti, yang harus diutamakan adalah :

I.Tanya pada diri sendiri, mana yang paling kita sukai, tumbuhan atau hewan. Pilihlah komoditas apa yang paling dekat dengan kegemaran atau hobi anda.
II.Bila anda tidak memiliki dasar ilmu di bidang/komoditas yang anda usahakan/geluti, mulailah dengan mempelajari budi daya atau cara pemeliharaannya serta aspek biologi komoditas yang dipilih.
III.Karena objek yang ditekuni itu sangat tergantung pada alam, carilah tempat atau lokasi yang cocok untuk hidup dan berkembangbiaknya, tanpa mengabaikan faktor penunjang pemasaran.
IV.Jangan lupa kenali hama dan penyakit yang berpotensi mengganggu. Karena penyakit atau pengganggu disatu tempat belum tentu sama. Begitu pula aspek penunjang kehidupan lainnya.
V.Cari tahu tentang tata cara paska panen seperti, masa panen, penyimpanan dan pengolahannya.
VI.Jangan lupa pelajari perubahan musim yang ada di lokasi usaha, sesuaikan dengan sifat komoditas yang akan dibudidayakan.
VII.Terpenting adalah bagaimana tata niaga komoditas yang akan kita usahakan tersebut.

Banyak pebisnis yang gagal di bidang pertanian karena mengabaikan salah satu faktor di atas. Misalnya, beternak kelinci, tetapi mengabaikan faktor ketersediaan sumber makanan atau memelihara ikan, tapi kondisi air tidak memadai. Ketika mau menjual sarana produksi pertanian, tetapi membuka toko di komplek perumahan. Bisnis semacam itu bisa saja hidup, tetapi untuk bertahan lama atau menjadi besar, pastilah sulit karena pangsa pasarnya terbatas.

( Hardi 722009 – Dikutip dari Media Indonesia, Senin, 3 November 2008 ).

Senin, 02 Februari 2009

Lampu Hias Sesuai Ruangan

Tinggal di rumah yang nyaman adalah dambaan setiap orang. Terlebih bila rumah yang nyaman tersebut dilengkapi dengan perangkat lampu hias yang tepat.
Anda yang ingin memilih jenis lampu hias yang cocok bagi tempat tinggalnya jangan khawatir. Ikuti saja saran berikut ini :

1. Pilih lampu hias yang sesuai karakter rumah anda. Apakah minimalis, klasik, modern kontemporer, atau bergaya mediteranian.
Pastikan anda membeli lampu hias sesuai ukuran ruangan di rumah anda. Jangan gunakan lampu terlalu besar untuk ruangan sempit, atau sebaliknya.
2. Jika anda membangun tempat tinggal, pastikan anda menentukan dan membuat terlebih dahulu titik-titik lampu untuk menghindari renovasi berulang karena ketidaksesuaian antara titik lampu dan jenis lampu.
3. Jika anda menginginkan ruangan terlihat terang sekali, jangan hanya mengandalkan lampu hias, tetapi pasanglah juga downlight di ruangan tersebut. Karena fungsi utama lampu hias adalah mempercantik ruangan walau banyak juga lampu hias yang memiliki cahaya cukup terang.
4. Pilih cahaya yang kekuningan jika anda menginginkan kesan dramatis di dalam ruangan. Pilih cahaya lampu kebiruan jika anda menginginkan efek cahaya tenang di dalam ruangan.
5. Tempatkan lampu secara proporsional dalam ruangan dan sesuai dengan fungsinya.

( Hardi 222009 – Dikutip dari Media Indonesia, Sabtu 18-10-2008 )